Wartainspirasi.com – Warga Provinsi Bengkulu kembali dihadapkan pada kesulitan baru, kali ini berupa kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang kian menyulitkan kehidupan sehari-hari.
Situasi ini terpantau pada Senin pagi, 26 Mei 2025, di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Bengkulu, di mana antrean kendaraan sudah mengular sejak sebelum waktu subuh.
Dika, salah seorang warga yang turut mengantre di SPBU tersebut, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi ini.
“Kelangkaan BBM ini sangat menyusahkan, apalagi bagi kami rakyat kecil yang makin terbebani secara ekonomi,” ungkap Dika dengan nada kecewa.
Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir, dirinya harus mengantre berjam-jam hanya untuk mendapatkan jatah BBM yang terbatas.
Menurutnya, krisis ini bukan hanya berdampak pada kendaraan pribadi, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada transportasi, seperti ojek daring, pedagang keliling, dan usaha mikro lainnya.
Dika pun mendesak Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk segera mencari solusi konkret terhadap permasalahan ini.
“Pemerintah harus segera mengusut, kenapa stok BBM di Bengkulu tidak mencukupi? Apakah karena ada peningkatan jumlah pengguna atau justru terjadi kebocoran distribusi? Kalau memang kuota tidak memadai, Pemprov seharusnya segera meminta tambahan kuota dari pusat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan BBM ini.
Namun masyarakat berharap, pemerintah daerah segera turun tangan sebelum situasi semakin memburuk dan memicu keresahan lebih luas.
Kelangkaan BBM ini menambah daftar tantangan yang dihadapi masyarakat Bengkulu, yang sebelumnya telah bergelut dengan beban ekonomi akibat lemahnya daya beli masyarakat saat ini.












