Wartainspirasi.com – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Merpas, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, terus dikebut pengerjaannya.
Program strategis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini merupakan inisiatif yang dicanangkan untuk meningkatkan usaha perekonomian dan pengembangan daerah, khususnya melalui dukungan terhadap UMKM masyarakat pesisir.
Warga Desa Merpas pun menaruh harapan besar agar proyek senilai sekitar Rp20 miliar ini dapat rampung sesuai jadwal.
KNMP dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi bagi masyarakat pesisir, khususnya para pelaku UMKM.
Nantinya, kampung nelayan ini akan berfungsi sebagai tempat menampung dan memasarkan hasil tangkapan para nelayan setempat, memberikan nilai tambah pada produk perikanan dan kelautan.
Desa Merpas menjadi salah satu dari 65 titik di seluruh Indonesia yang mendapat kehormatan menjadi lokasi KNMP.
Pembangunan ini mencakup penyediaan berbagai sarana dan prasarana penting, termasuk fasilitas pendukung lainnya yang dibutuhkan untuk operasional kampung nelayan.
Sesuai rencana, proyek ini ditargetkan selesai pada Bulan Desember 2025.
PLT Kepala Desa Merpas, Agung Purnama, S.T., menyampaikan rasa syukur atas penunjukan desanya sebagai lokasi KNMP.
“Bersyukur di Desa kami telah ditunjuk sebagai tempat Kampung Nelayan. Mudah-mudahan kampung nelayan yang dibangun pemerintah ini dapat disupport dan dijalankan dengan baik,” ujar Agung Purnama.
Tak hanya dari pemerintah desa, harapan besar juga datang dari masyarakat. Roni, salah seorang perwakilan warga Merpas, mengungkapkan harapannya agar pembangunan ini berjalan lancar.
“Semoga kegiatan Kampung Nelayan ini berjalan dengan lancar, dan kualitas serta kuantitasnya cukup baik. Warga berharap juga agar pembangunan ini selesai tepat waktu,” harap Roni, menekankan pentingnya mutu hasil pembangunan dan ketepatan penyelesaian proyek.
Sebagai informasi, Provinsi Bengkulu sendiri mendapatkan alokasi tiga titik program KNMP dari KKP.
Selain Desa Merpas di Kabupaten Kaur, lokasi lain yang akan dikembangkan dalam program ini adalah Pulau Enggano dan Desa Penago 1 di Kabupaten Seluma.







