Wartainspirasi.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Harapan, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, menunjukkan komitmen cepat dalam merealisasikan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026.
Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) Pra-Pelaksanaan Pembangunan dan prosesi Titik Nol yang berlangsung khidmat pada Rabu (8/4/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Pondok Kelapa, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat setempat.
Ada pemandangan menarik sebelum penentuan titik nol dilakukan. Kegiatan diawali dengan pemotongan Nasi Tumpeng oleh Camat Pondok Kelapa yang diserahkan kepada Kepala Desa Harapan sebagai simbol restu dan dimulainya secara resmi pembangunan di desa tersebut.
Kepala Desa Harapan, Eriyati, dalam sambutannya menegaskan bahwa meski anggaran yang tersedia cukup terbatas, pihak desa tetap memprioritaskan pembangunan fisik yang vital serta penyaluran bantuan sosial.
“Kami berupaya maksimal agar pembangunan menyentuh sektor-sektor penting sesuai aspirasi warga. Meski belum semua usulan terakomodasi karena keterbatasan dana, kami memastikan agenda pembangunan ini adalah wujud nyata pelayanan bagi masyarakat,” ujar Eriyati.
Berdasarkan hasil musyawarah, terdapat empat agenda utama yang menjadi fokus Pemdes Harapan tahun ini:
Rehabilitasi Kantor Desa: Guna meningkatkan kualitas pelayanan administrasi.
Rehabilitasi Gedung Serba Guna (GSG): Sebagai pusat kegiatan kemasyarakatan.
Pembangunan Siring Gali: Sepanjang 100 meter untuk sistem drainase desa.
Penyaluran BLT-DD: Pemberian Bantuan Langsung Tunai bagi 3 orang warga kurang mampu yang masuk kategori prioritas.
Camat Pondok Kelapa memberikan tanggapan positif atas kesigapan Pemdes Harapan. Ia mengapresiasi kemampuan kepala desa dalam menstabilkan roda pembangunan di tengah keterbatasan anggaran yang ada.
Namun, ia juga menitipkan pesan penting terkait pengawasan di lapangan. Beliau meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk awak media, untuk menjalankan fungsi kontrol sosial agar pembangunan berkualitas dan tepat sasaran.
“Saya minta masyarakat ikut mengawasi. Anggaran Dana Desa ini harus bermanfaat luas. Utamakan kualitas pekerjaan agar hasilnya tahan lama dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tutup Camat.
Dengan dimulainya titik nol ini, Desa Harapan resmi memulai pengerjaan fisik tahun 2026 dan berharap seluruh program dapat berjalan lancar sesuai target yang telah ditetapkan.







