Wartainspirasi.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Kabupaten Barru Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Barru, Senin (15/06/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Barru tersebut menghadirkan narasumber Darwis dari Kabupaten Maros serta diikuti oleh fasilitator SLRT, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK),
Dalam sambutannya, Sekda Barru Andi Syarifuddin memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial P3A atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, rapat koordinasi ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja seluruh pilar sosial yang ada di Kabupaten Barru.
“SLRT merupakan salah satu instrumen yang sangat penting dalam memastikan pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara cepat, tepat, dan terintegrasi. Walaupun masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana pendukung, fungsi utama SLRT harus tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sekda menjelaskan bahwa keberadaan fasilitator SLRT dan TKSK memiliki peran strategis dalam memastikan program-program kesejahteraan sosial dapat berjalan tepat sasaran.
Karena itu, koordinasi antar-pilar sosial, pemerintah desa dan kelurahan harus terus diperkuat.
Ia juga menyoroti pentingnya pemutakhiran data kesejahteraan sosial yang selama ini kerap dianggap hanya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial.
Padahal, menurutnya, pemerintah desa dan kelurahan merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi masyarakat di wilayahnya masing-masing.
“Pendataan kemiskinan dan kesejahteraan sosial bukan semata tugas Dinas Sosial. Ini adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah desa dan kelurahan menjadi garda terdepan yang mengetahui kondisi warga, sehingga sinergi dalam pemutakhiran data harus terus diperkuat,” tegasnya.
Selain itu, Sekda turut memberikan perhatian terhadap keberadaan TKSK yang saat ini jumlahnya masih terbatas dibanding kebutuhan di seluruh kecamatan.
Ia berharap ke depan pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap status dan kesejahteraan para TKSK yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan sosial di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Andi Syarifuddin juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan secara maksimal dengan menggali pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan di Kabupaten Maros, khususnya terkait pengelolaan SLRT, pelayanan sosial, serta strategi efisiensi program jaminan kesehatan masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan tercipta kesamaan pemahaman, peningkatan kapasitas, serta langkah-langkah konkret dalam memperkuat sistem pelayanan sosial terpadu di Kabupaten Barru sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu Plt.Kepala Dinas P3A A. Amiruddin Rum, SE menyampaikan bahwa Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) merupakan instrumen penting dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang berfungsi mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, memberikan layanan informasi, serta menghubungkan masyarakat dengan berbagai program bantuan dan layanan sosial yang tersedia.
Melalui kegiatan ini, seluruh petugas SLRT, operator, pendamping sosial, pemerintah desa dan kelurahan, serta pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam mendukung proses pembaruan, verifikasi, dan validasi data kesejahteraan sosial, termasuk pengusulan masyarakat yang layak menerima bantuan sosial maupun jaminan kesehatan.







