WARTAINSPIRASI.COM, KAUR — Kapolres Kaur Polda Bengkulu, AKBP Dwi Agung Setyono, S.IK, MH minta masyarakat Kabupaten Kaur untuk meningkatkan kewaspadaan, karena maraknya tindak kejahatan dengan modus Hipnotis yang terjadi di Kabupaten Kaur. di ketahui Hipnotis terakhir dialami Ariani (34) warga Desa Bakal Makmur Kecamatan Maje. Dengan kejahatan hipnotis tersebut, korban telah kehilangan satu unit handphone dua anting emas berat sekitar 1 gram.
“Saat ini aksi kejahatan hipnotis mulai menyasar di warung dan ibu-ibu rumah tangga, untuk itu kita minta kepada warga khusunya di kaur , agar lebih waspada dan jangan mudah percaya dengan orang yang belum dikenal,” kata Kapolres Kaur yang kepada awak media Jumat (19/2/2021).
Di katakan , memang pelaku hipnotis biasanya memang dikenal licik sehigga banyak para korbannya tidak sadar dan linglung , ternyata dirinya telah menjadi sasaran kejahatan hipnotis. Biasanya , saat kejahatan terjadi korban sedang berada di bawah alam sadar karena terhipnotis. Bahkan mereka pun terkadang tidak mengingat wajah sang pelaku. Untuk itu polisi kesulitan dalam melakukan pengejaran terhadap para pelaku .
Dalam Modus pelaku hipnotis itu caranya bermacam-macam , dan biasanya pelaku mengincar di lokasi terlihat sepi , supay gampang membuat korban lalai , sehingga pelakupun sangat mudah untuk di hipnotis. Dalam kejahatan hipnotis ,di targetkan wanita meamakai perhiasan yang agak mencolok, warung-warung ,dan janji seperti ada bantuan dan lain-Lain, dalam satu bulan ini ,sudah ada dua warga yang menjadi korban ,hipotis sebut saja warga ,Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Luas ,dan warga Parda Suka Bakal Kecamatan Maje .
“Kami dari pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku hipnotis, mohon juga bantuan kepada warga agar kiranya dapat menginformasikan kepada pihak keamanan setempat bila mana ada yang di curigai sesuai dengan ciri-ciri pelaku , dan mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku dapat kami tangkap. Untuk itu lagi-lagi kita selalu minta warga masyarakat kaur ,agar lebih waspada jangan sampai kena korban hipnotis ,di perkirakan pelaku hipnotis ini masih ada di sekitar kabupaten kaur, ” Kata Kapolres kaur. (Marjhon)







