KAUR, WARTAINSPIRASI.COM — Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan salah satu strategi dalam membentuk organisasi usaha tani sebagai bentuk pemberdayaan, sebagai kelembagaan masyarakat yang pengembangan usaha tani masyarakat Desa dan pengembangan masyarakat pengentasan kemiskinan mencapai tarap hidup yang lebih baik di masyarakat Desa Pasar Jumat kecamatan Nasal kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.
Upaya-upaya masyarakat melalui pengembangan ekonomi menghadapi sejumlah kendala seperti kurangnya modal, adanya persaingan sesama masyarakat dalam usaha, tani, kurangnya tata kelola manajemen, sulitnya perekonomian dan kurangnya jaringan maupun informasi.
Dari permasalahan-permasalahan tersebut sangat mempengaruhi terhambatnya suatu usaha sehingga masyarakat semakin sulit apalagi di masa vandemi covid-19 ini, sehubungan hal di atas permasalahan tersebut maka yang diambil dalam hal ini melalui Musdes adalah untuk fungsikan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Pasar Jumat.
Bagaimana Pemberdayaan Masyarakat di Desa dan bagaimana proses pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam usaha tani komoditas usaha tani palawija. Bagaimana Fungsikan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Pasar Jumat dan untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Wanita Tani (KWT).
Maka usaha tani jagung ini bagian alternatif usaha tani kaum ibu-ibu PKK Desa Pasar Jumat, sebagaimana Kelompok Wanita Tani dapat berfungsi sebagai memproduksi komoditas dan bagian usaha pengolahan, sebagai bagian kegiatan pemasaran, dan juga mudah dalam pemasaran,” kata Kepala Desa Pasar Jumat pada media.
Dikatakannya proses pemberdayaan masyarakat petani jagung juga dilakukan dengan memancing kreatifitas masyarakat petani lainnya, kreatifitas masyarakat dilatih dengan menciptakan produk olahan dari bagaimana menanam jagung yang baik dan benar dengan kreatifitas yang dimiliki diharapkan masyarakat dapat melihat celah atau peluang berwirausaha, sehingga masyarakat petani jagung nantinya dapat mengembangkan usahanya pada bidang yang lain selain bertani jagung .
Lebih lanjut Kepala Desa Pasar Jumat juga mengapresiasi program KWT ini , pekarangan rumah dapat dijadikan dengan bertani sejenis tanaman lainnya .
“Program ini sangat strategis untuk membangun ketahanan pangan keluarga. Dari pekarangan keluarga inilah kita bangun ketahanan pangan ,” ujar Kades Sabtu (10/4/2021).
Kades juga mengatakan, melalui Kelompok Wanita Tani dan ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kegiatan itu bisa menjadi pondasi ketahanan pangan di Desa terutama di tingkat keluarga,” pungkas Kades Pasar Jumat Julinato. (ADV/ Marjhon)













