Wartaimspirasi.com, Kaur — Jalan adalah akses utama untuk keberlanjutan aktifitas masyarakat dalam menunaikan kewajiban dalam beraktifitas terkadang karena akses yang tidak memadai maka menjadi kendala besar dalam persoalan untuk beraktifitas.
Bisa juga berdampak pada nilai harga kebutuhan baik kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan lainnya.
Namun hal demikian tak bisa dihindari saat ini oleh masyarakat Desa Tanjung Aur karena memang jalan yang di lewati sehari-hari masih tanah merah alias aspal merah ,apa lagi pada musim hujan jalan tanah merah ini berubah menjadi lumpuran seperti sawah.
Kepala Desa Tanjung Aur bersama BPD, Perangkat dan masyarakat telah sepakat untuk mengadakan iuran semen per Kepala rumah tangga 2 sak semen tujuannya untuk membuat rabat beton di aera jalan berlumpur dan sulit.
Dengan dikerjakan bersama- sama secara gontong royong Hal ini di lakukan agar jalan yang berlumpur dan sulit di lewati masyarakat dapat melewati dengan nayaman bila saat turun hujan,” ujar Kepala Desa Supriyadi pada media, Selasa (28/6/22).
” Untuk sementara kami didukung oleh masyarakat penuh untuk membikin jalan rabat beton di titik-titik yang rawan dan berlumpur selebar 1 meter dan tebal 20 meter dan tahap pertama ini kami kerjakan sepanjang sekitar 70 meter dan material yang kami dapat sokongan dari warga dengan 2 sak per kepala rumah tangga.
Sambil menugggu pembangunan dari Pemerintah kami bangun jalan ini sementara dengan gontong royong membuat jalan rabat beton mudah-mudahan tahun depan jalan di Desa kami Tanjung Aur Kecamatan Maje akan di proritas untuk di bangun aspal atau hotmix ,” harap Kades. (Marjhon)







