Wartainspirasi.com, Kaur — Budaya bergotong-royong yang dimulai zaman dahulu kala, agar disetiap pekerjaan itu Jadi mudah dan mudah terwujud ,meskipun banyak bermodalkan tenaga dan pikiran.
Membudayakan gotong-royong salah satu yang terpantau disalah satu Desa yang jauh dari pusat perkotaan yakni Desa Tanjung Aur Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.
Untuk Menuju ke Desa ini Harus siap bermental baja sebab jalan yang akan ditempuh sangat Ekstrim jembatannya sudah ada yang ambruk hingga jalannya sangat berlumpur dan medannya naik-turun.
Kepala Desa Tanjung Aur Supriyadi, selalu berinisiatif untuk mencari solusi agar jalan menuju ke Desanya dilewati dengan mudah maka setiap 1 minggu sekali Kepala Desa ini menekankan kepada warganya agar siap turun ke lapangan untuk ikut bergotong-royong dalam perbaikan dan membangun Jalan.
Kades menceritakan, kondisi jalan ke Desa nya memang sangat parah apalagi jika datang musim hujan maka sudah pasti jalan ke keduanya berlumpur dan licin.
“Saya selalu menghimbau dan menyarankan agar warga Desa Tanjung Aur terus bersama-sama untuk meluangkan waktu bergotong-royong untuk membangun jalan sebab material berupa semen, koral sudah disiapkan. Rabu (9/11/2022), pengumuman sudah disampaikan melalui medsos hingga secara Lisan,” ujar Kades.
Dan insyallah warga sudah tahu dan mereka siap untuk ikut bergotong-royong dan pembangunan ini hanya bersifat sementara semoga tahun depan ada pembangunan dari pihak pemerintahan,” sampainya.
Sementara Sinto salah satu Warganya Desa Tanjung Aur , Bersyukur atas Inisiatif serta kebijakan kades ini yang siap berkorban dan meluangkan waktu untuk kebaikan warganya,” ujar Sinto. (MJ)













