Breaking News!!!, Angin Puting Beliung Luluh Lantakkan Warung di Linau Kaur

Wartainspirasi.com — Bencana alam tak terduga datang menghantam Desa Linau, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu pada Minggu, 28 September 2025.

Sebuah angin puting beliung yang datang dari arah laut menerjang dan membuat sejumlah warung makan di desa tersebut porak poranda hanya dalam hitungan detik.

Kejadian dramatis ini sempat terekam kamera warga. Rekaman menunjukkan bagaimana pusaran angin puting beliung dengan cepat menghantam dan menerbangkan beberapa warung tempat berjualan warga yang berada di pinggir jalan raya.

Peristiwa mendadak ini langsung membuat geger warga sekitar. Orang-orang berhamburan keluar rumah, bahkan menyebabkan ruas jalan utama sempat macet.

Dampaknya cukup serius; puing-puing warung berserakan di jalan, bahkan salah satu warung dilaporkan terbang dan menghantam rumah warga di sekitarnya.

Okki, warga yang sempat merekam kejadian tersebut, memastikan bahwa warung-warung yang dihantam angin puting beliung saat itu berada dalam keadaan kosong.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian material cukup besar.

Perabotan dan isi warung berhamburan, dan diperkirakan pemilik warung mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Desa Linau, Ispi Yulidarmin, membenarkan musibah yang terjadi. Ia mengaku sangat terkejut karena menurutnya, ini adalah kali pertama Desa Linau diterjang puting beliung dengan dampak yang separah ini.

“Seingat saya baru kali ini ada angin puting beliung yang sangat membuat kaget, yang menyebabkan warung atau rumah berantakan, sehingga menyebabkan warga mengalami kerugian,” ujar Kades.

Pasca-kejadian, warga Desa Linau langsung bergotong royong. Mereka bahu-membahu membersihkan puing-puing dan perabotan yang berserakan.

Kades Ispi Yulidarmin mengonfirmasi bahwa kondisi jalan serta lokasi tempat kejadian kini telah steril.

“Warga sekitar beramai-ramai ikut membantu membersihkan puing-puing dan prabot yang berantakan. Kondisi jalan serta lokasi tempat kejadian sudah steril. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi di masa depan,” pungkas Kades.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *