Bupati Barru Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Wartainspirasi.com – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru pada Senin (6/7/2026).

Agenda utama rapat ini adalah penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Barru.

Acara dibuka dengan penyerahan dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2025 secara resmi oleh Bupati Barru kepada Ketua DPRD Kabupaten Barru.

Prosesi ini disaksikan langsung oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina Kartika Sari menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sinergi dan kemitraan harmonis yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru dan DPRD Kabupaten Barru.

Ia menekankan bahwa kolaborasi yang kuat antara eksekutif dan legislatif adalah fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta pembangunan berkelanjutan.

Kabar baik turut mewarnai jalannya rapat. Bupati menyampaikan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Barru yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Pencapaian ini menjadi sangat prestisius karena merupakan raihan WTP yang ke-11 kalinya secara berturut-turut bagi Kabupaten Barru.

“Pencapaian Opini WTP yang ke-11 ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, mulai dari proses perencanaan, sinkronisasi pelaporan, hingga pengakomodasian hasil-hasil reses DPRD yang dituangkan secara akuntabel dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Bupati Andi Ina Kartika Sari.

Setelah nota pertanggungjawaban disampaikan, rapat dilanjutkan dengan agenda penyampaian pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Barru.

Seluruh fraksi memberikan apresiasi atas capaian kinerja pemerintah, namun tetap menyertakan sejumlah rekomendasi strategis demi mendongkrak performa keuangan daerah ke depan.

Beberapa poin rekomendasi penting yang mencuat dalam rapat meliputi:

  • Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD): Melalui perluasan sumber pendapatan baru dan penarikan investasi.

  • Optimalisasi Pajak: Memaksimalkan penerimaan dari sektor pajak daerah.

  • Penguatan Sektor Unggulan: Mendorong alokasi anggaran yang lebih kuat pada sektor infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, serta sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi motor ekonomi Barru.

Menanggapi pandangan umum dan rekomendasi fraksi, Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. H. Abustan A. Bintang, M.Si., yang mewakili pemerintah daerah, menyampaikan terima kasih atas masukan konstruktif dari pihak legislatif.

Ia memaparkan sejumlah langkah konkret dan strategis yang siap diperkuat oleh Pemkab Barru, di antaranya:

  1. Optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

  2. Percepatan digitalisasi transaksi keuangan di pasar-pasar tradisional.

  3. Akselerasi atau percepatan penyerapan anggaran.

  4. Peningkatan pembangunan infrastruktur dengan memanfaatkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

  5. Penciptaan iklim investasi yang kondusif untuk menarik investor di Kabupaten Barru.

“Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah, memperkuat kapasitas fiskal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Wakil Bupati Abustan.

Rapat Paripurna ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran penting daerah, mulai dari pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, Direktur RSUD Lapatarai Barru, hingga para camat dan lurah se-Kabupaten Barru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *