Wartainspirasi.com Lahat – Dua orang yakni Rian Irawan dan Yuhanto merupakan warga desa Rami Pasai kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim, mengalami babak belur akibat diamuki massa, karena, keduanya diduga telah melakukan pencurian.
Beruntung aksi brutal bogem mentah oleh puluh warga desa Gedung Agung kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat yang menghajar dua terduga pelaku Pencurian tersebut, berhasil dihentikan anggota Polsek Merapi Barat SPK III dengan menjemput dua TSK, pada Sabtu (20/07/2024) sekira jam 11.30 WIB.
Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S.Sinaga SH, SIK, MH, melalui Kasi Humas AKP Sugianto, disampaikan Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat AIPTU Liespono SH mengatakan, bogem mentah yang dilayangkan oleh puluh masyarakat terhadap kedua terduga Pelaku Pencurian ini, dihentikan setelah keduanya di Jemput Anggota Polsek Merapi Barat SPK III.
Untuk kronologis kejadian, dikatakan Liespono, berawal pada Sabtu (20/07/2024) sekira pukul 09.30 WIB dua orang Rian Irawan dan Yuhanto merupakan warga kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim, terduga pelaku Pencurian tersebut, berangkat dari desa Rami Pasai kecamatan Benakat menggunakan SPM jenis SUZUKI FU menuju ke desa Gedung Agung kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.
“Setiba didesa tersebut, Pelaku duduk di Pondok kebun karet milik warga Desa Gedung Agung. Dan, pada saat itu ada salah satu warga desa Gedung Agung yang datang untuk menanyakan apa yang sedang dilakukan,” terang Liespono.
Bukan jawaban dari pertanyaan warga, diakui Liespono, keduanya malah memilih kabur, spontan salah satu warga langsung mengejar kedua pelaku yang melakukan perlawanan dan mengeroyok warga sehingga, mengakibatkan salah satu warga desa Gedung Agung terluka.
Melihat ada warga Gedung Agung yang terluka, warga lainnyapun berdatangan dan memburu kedua Pelaku, setelah berhasil mendapati keduanya, emosi warga yang tidak tertahan lagi, langsung menghajar kedua terduga pelaku Pencurian tersebut.
“Tak pelak, selain bogem mentah yang hinggap dikepala maupun tubuh kedua terduga Pelaku, mengakibatkan kedua Pelaku bersimbah darah, dan saat ini keduanya telah diamankan di Polsek Merapi Barat, dan telah dilakukan penangan media oleh Puskesmas kecamatan Merapi Barat,” tambahnya.
“Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan berupa dua bilah Pisau, 1 unit Sepeda Motor (SPM) jenis SUZUKI FU, 1 kaleng cat Semprot, dan 1 buah stick pancing,” pungkas Liespono. (D1N)







