Kaur — Salah satu progam sekolah SMPN 19 Kaur untuk menerapkan Pengetahuan tentang Manfaat limbah yaitu limbah minyak goreng yang sudah tidak layak pakai , Gutu PPKN telah SMPN 19 Kaur Mey Rendi S.Pd didukung oleh Kepala Sekolah Mustagimah, M.Pd untuk memanfaatkan limbah minyak goreng menjadi sabun cuci piring atau cuci baju.
Dalam keterangan Ibuk Mey, bahwa berbekal pengetahuan yang di dapat ,bahwa manfaat minyak Goreng bekas dapat di manfaatin untuk dikelola menjadi sabun caranya minyak Goreng bekas di campur dengan soda api dan di campur air sesuai dengan keinginan kita maka di campur dan di larutan bahan-bahan tersebut.
Masukkan dalam cetakan sesuai selera selama 2 minggu setelah itu bahan tersebut menjadi beku dan siap di gunakan untuk sebagai sabun cuci piring atau sabun cuci pakaian,” terang Guru PPKN .
Keterampilan ini kita akan coba tingkatkan sebagaimana nantinya anak-anak bisa memperaktekan secara lasung di rumah mereka hanya saja program yang kita buat ini belum kita daftarkan ke Dinas Kesehatan dan Balai Pengawasan obat-obtan dan makanan (BPOM).
Karena ini baru kita lakukan sebagai dasar pemula untuk tingkatkan dan dan di konsumsi nantinya dan sabun ini tidak untuk buat sabun mandi ,karena bahannya dari minyak goreng bekas kuatir nanti kulit akan gatal-gatal,” terangnya.
Sementara kepala sekolah SMP negeri 19 kaur Nustaqimah M.Pd merasa bangga dan sangat mensupot atas gagasan dari Guru nya ,dengan banyak nya keratif di sekolah ini maka akan bertambah banyak juga Pengetahuan di dapat oleh anak-anak ,” ujarnya.
Dan bentuk support kita kepada Ibuk guru PPKN kita sisihkan dana BOS untuk kebutuhan yang di perlukan masa peraktek anak-anak dan pembelian bahan-bahan lainnya.
Semoga Kreatifitas di seolah SMPN kok 19 Kaur ini akan bisa bermanfaat untuk orang banyak dan bisa juga di pasarkan Di mana saja ,” harap kepsek
( MJ )













