Kepala Desa di Kaur Kecewa Lantaran Pembangunan Jalan Tak Sesuai Harapan

BENGKULU, Berita, Daerah, Kaur507 Dilihat

Wartainspirasi.com, Kaur — Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Inpres yang ditandatangani Presiden pada tanggal 16 Maret 2023 tersebut diterbitkan dalam rangka percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah.

Untuk memberikan manfaat maksimal dalam mendorong perekonomian nasional maupun daerah, menurunkan biaya logistik nasional, menghubungkan dan mengintegrasikan dengan sentra-sentra ekonomi, dan membantu pemerataan kondisi jalan yang mantap, sebagai upaya mendukung pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, sehingga tidak lagi ada kendala karena faktor jalan berlumpur, dan jalan aspal merah.

Dari progam Inpres ini kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu telah mendapatkan pembaguna peningkatan jalan dan item lainya Yang ada di kecamatan Nasal yang berada di dua Titik yang menelan dana lebih kurang 70 M.
Untuk pekerjaan ini terus berlanjut, Yang mana Progres pengerjaan sudah lebih dari 50 persen.

Untuk pekerjaan jalan di Suku Tiga, Air pahlawan, Kulik Sialang dan Muara Dua kecamatan Nasal..Namun untuk pekerjaan di Desa Muara Dua ,Kulik Sialang saat ini di protes warga, mengingat rencana jalan yang akan di bagun tidak sesuai dengan hasil yang di ukur sejak Awal ,karena jalan yang masih tanah merah menuju ke pemukiman penduduk kabarnya di alihkan ke dusun Kulik Sialang sepanjang lebih kurang 450 meter, kades pertanyakan apakah pekerjaan jalan ini di alihkan atau ada penambahan Volume pekerjaan ?

Ini di pertanyakan kami selaku Desa Muara Dua , saat kades menghubungi media, ia katakan jika di pindahkan tentu kami ingin tau mengapa bisa di alihkan sedangkan jalan yang di kerjakan saat kurang perlu di perbaiki ,sebab jalan rabat beton di bangun oleh Pemda kaur masih bagus dan masih sangat nyaman di lewati meskipun Rabat beton.

Sedangkan untuk jalan ke arah Mura dua tentu kami sangat membutuhkan untuk di perbaiki ,kenapa malah jalan rabat beton di lapisi Hotmix Rabat beton nya kan masih bagus?” jelas Ansory. Senin (22/01/23). Dikatakan Kades bahwa, pihak subkon yang mengerjakan pengaspalan hanya dibekerja sampai di plat deuker yang volumenya 1,3 Km dan belum sampai ke jalan di tanah merah.

Penyebabnya kami masih pertanyakan kenapa tidak sampai ke jalan masih tanah merah sedangkan warga selalu mendukung penuh terhadap pembangunan ini, jika ada tanam tumbuh menghambat kami rela untuk di tebang, jika ada persoalan dari pihak perkebunan kami pun siap membantu meluruskan, jadi kami betul kecewa karena bangunan jalan tidak sesuai dengan harapan kami, ” keluh Kades.

Sementara salah satu rekanan di hubungi via WhattApps, ” belum tau kebenarannya bisa saja itu ada dari pihak warga atau pihak lain yang akan memindahkan,” terang Yoga.

Sedangkan salah satu pihak Balai Jalan Nasional Bengkulu berkali-kali dihubungi belum ada jawaban, hingga berita ini di terbitkan belum diketahui kebenaran pemindahan jalan atau penambahan volume yang di maksudkan Kades. (Mj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *