Wartainspirasi.com, Kaur — Salah satu program yang sesuai dengan Regulasi Dana Desa yang tertuang dalam program ketahan pangan yang sebesar 20 persen adalah merupakan Dana Desa untuk program Padat karya agar bisa membantu kelasungan dalam Perekonomian masyarakat .
Untuk itu Program ketahanan Pangan sangat penting untuk di laksanakan oleh pemerintahan Desa, maka dari hasil kesepekatan Masyarakat ada yang menyetujui Untuk Budidaya Ikan Lele, ada yang Budidaya Unggas berupa bebek dan ada yang dibangun untuk menunjang pertanian.
Namun di Salah satu Desa dikecamatan Nasal yaitu Desa Tebing Rambutan melaksanakan budidaya Ikan Lele dengan total 10 kolam masing-masing kolam panjang 4 meter lebar 3 meter dan tinggi 1 meter.
Dan hari ini Jum’at (04/11/22) Pemdes Tebing Rambutan panen dengan dihadiri berbagai elemen baik dari Tim Ahli, Bhabinkamtibmas PTD, PLD, PK, Camat, BPD, Kepala Desa beserta Perangkatnya dan beberapa perwakilan Tokoh Masyarakat.
Ditengah-tengah kesibukan Kepala Desa Tebing Rambutan Hartono saat dimintai keterangan mengatakan, panen ikan Lele lebih dari target yang diperkirakan usia ikan lele ini selama 3 bulan ukuran rata-rata 7 ekor hingga 9 ekor perkilo dan jumlah perkolam rata-rata 70 Kg hingga 80 Kg dan jumlah keseluruhan lebih kurang 721 kg ,” terang Kades.
Dan ia katakan juga untuk Panen saat ini hasil nya akan di bagi dua dengan masyarakat , untuk Sebagian hasilnya akan kita modalkan kembali dalam pembelian bibit ,pembelian pakan dan obat-obatan serta untuk biaya pengelolaan ,” sampai nya .
Sementara dari Pendamping Teknis Desa Sajiman ST ia katakan sesuai dengan kesepakatan Masyarakat Desa hasil dari panen lele ini mereka bagi dua ke masyarakat , 50 persen ke masyarakat dan 50 persen untuk di kelola kembali ke budidaya ikam Lele,” jelasnya.
Camat Nasal Eliza Feryanti mengapresiasi suksesnya budidaya Ikan Lele Desa Tebing Rambutan karena kualitas lele yang mereka kelola sangat baik dan kualitas dan sizenya masuk untuk ke pasaran dan rumah makan,” ucap Camat .(MJ)







