Bupati Kaur Hadiri Peletakan Batu Pertama di Mulainya Pembangunan BSPS

Kaur240 Dilihat

Penulis : Marjhon

Wartainspirasi.com, Kaur — Pada kesempatan ini Bupati Kaur Gusril Pausi terjun langsung ke Desa Tri Jaya Kecamatan Nasal guna meninjau dan menyerahkan bantuan secara simbolis ke pada warga penerima BSPS, Kamis (3/9/2020) disamping itu bupati juga sekaligus peletakan batu pertama mulai nya pembangunan BSPS di Desa Tri Jaya,” kata Tri Jaya Wahyudi Kepala Desa Tri Jaya.

Di katakan juga “Desa Tri Jaya ini warga yang mendapatkan BSPS atau bedah rumah sebanyak  84 KK, di Desa Sinar Banten sebanyak 62 KK dan di Tebing Rambutan 58 KK semuanya berjumlah 204 KK ,untuk tahap kedua (2),” ucap kades.

Sementara dalam kesempatan itu Bupati Kaur Gusri Pausi menyampaikan bahwa “Program BSPS atau yang lebih dikenal dengan program bedah rumah merupakan salah satu bagian dari Program Sejuta Rumah. Melalui penyaluran Program BSPS tersebut, Kementerian PUPR ingin memberikan stimulan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang rumahnya layak huni, adapun Dana Program BSPS terbagi menjadi dua jenis yakni Peningkatan Kualitas Rumah sebesar Rp 17,5 juta yakni Rp 15 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang .

“Program BSPS termasuk program padat karya tunai yang melibatkan banyak tenaga kerja, antara lain : Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), Koordinator Fasilitator (Korfas), dan tenaga tukang yang diambil dari penduduk setempat. BSPS dilaksanakan oleh masyarakat penerima bantuan secara swadaya dengan membentuk kelompok penerima bantuan secara tanggung renteng.

Gotong-royong, dan berkelanjutan dengan anggaran yang ada. Dalam proses pembangunan fisik rumah nantinya masyarakat penerima bantuan akan didampingi oleh TFL. Setiap satu TFL bertanggungjawab untuk mendampingi 30 penerima bantuan.

“Kami ingin agar masyarakat yang mendapatkan bantuan bedah rumaha tau BSPS ini huniannya menjadi lebih baik dan meningkat kualitasnya meskipun saat ini masih dalam suasana Covid-19 .dengan Melalui penyaluran dana BSPS ini, pemerintah juga ingin menjaga perputaran uang tetap berjalan di daerah yakni dana BSPS dari pemerintah yang disalurkan lewat perbankan.

Itu bisa turun ke masyarakat dan toko-toko bangunan dan masyarakat yang dapat bantuan itu dapat mengerjakan sendiri dengan padat karya atau bisa dengan bantuan tukang sehingga tetap penghasilan untuk menopang hidupnya,” harapnya Bupati.

Di ketahui bahwa BSPS yang dilaksanakan saat ini merupakan lanjutan program di tahun 2020 tahap dua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *