Wartainspirasi.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung terminal eksekutif Pelabuhan Merak dan menerima paparan kesiapan mudik 2025 di kawasan pelabuhan, Banten.
Dalam tinjauan tersebut, Kapolri didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menko PMK Pratikno.
Kapolri menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pelaksanaan mudik tahun 2025 harus lebih baik dan lancar dibandingkan tahun sebelumnya, 2024.
Sigit menjelaskan, pihaknya telah mengecek sejumlah titik, termasuk rest area KM 57, untuk memastikan kesiapan pelayanan mudik, terutama di jalur penyebarangan Merak-Bakauheni.
“Kami tadi melihat kesiapan di rest area KM 57, dan saat ini bersama Menko PMK, kami melaksanakan pengecekan terkait dengan kesiapan pelayanan mudik, khususnya di jalur penyebarangan Merak-Bakauheni,” ujar Kapolri.
Selain itu, Kapolri juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi melalui zoom meeting untuk memitigasi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada tanggal 28 Maret mendatang.
“Beberapa kebijakan telah diterapkan, salah satunya diskon tiket kapal dan kebijakan Work From Anywhere (WFA), yang telah membantu mengurangi kepadatan arus mudik, khususnya di jalur penyebrangan,” tambah Sigit.
Kapolri melaporkan, pada periode H-10 hingga H-8, terjadi peningkatan signifikan dalam pergerakan kendaraan, dibandingkan dengan arus mudik Lebaran 2024.
Namun, Sigit optimis dengan adanya kebijakan-kebijakan tersebut, puncak mudik bisa terurai, meskipun masih ada sekitar 170 ribu kendaraan yang diperkirakan akan melintasi pelabuhan Merak.
“Masih ada waktu di H-5 sampai H-3 untuk puncak mudik, kami harap masyarakat dapat memanfaatkan waktu siang hari untuk melakukan perjalanan mudik. Pergerakan di siang hari lebih lancar dan tidak sebanyak malam hari,” jelas Kapolri.
Dalam kesempatan yang sama, Sigit juga mengapresiasi pengelolaan yang telah disiapkan untuk menghadapi potensi kepadatan, termasuk penyediaan buffer zone di jalan tol dan dermaga, serta pengaturan kendaraan di Gerbang Tol Cilegon Timur.
Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kemacetan yang lebih parah.
“Dengan pengaturan yang sudah dilakukan di Gerbang Tol Cilegon Timur, kami pastikan kendaraan roda empat, truk, dan sepeda motor sudah diatur dari awal. Ini untuk mencegah terjadinya kerumunan atau kemacetan,” katanya.
Sigit juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tiket online yang berjalan lancar serta pemberian diskon tiket yang diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
“Saya berharap, dengan adanya semua kebijakan ini, mudik 2025 dapat berjalan dengan baik, khususnya untuk jalur penyebarangan. Kami akan terus memastikan pelayanan yang optimal bagi pemudik,” tutup Kapolri.
Reporter: Martha S.







