Wartainspirasi.com — Ajang Kejuaraan Tinju Amatir Sasana resmi ditutup oleh Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E, M.Si, pada Minggu (24/8) pukul 22:00 WIB di Lapangan Merdeka Kota Gunungsitoli.
Penutupan ini menandai berakhirnya kompetisi yang sukses menjaring bibit-bibit tinju muda di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Walikota Sowa’a Laoli menekankan bahwa kejuaraan ini adalah ajang sportivitas, bukan perkelahian. Ia berpesan kepada para peserta yang kalah agar tidak larut dalam kekecewaan.
“Kejuaraan ini selesai sampai di sini. Teruslah berlatih di sasana masing-masing,” ujarnya. “Jangan sampai ada yang kalah merasa kecewa, karena dalam sebuah kejuaraan pasti ada yang kalah dan ada yang menang.”
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan para juara untuk tidak cepat berpuas diri. “Jangan sampai berpuas sampai malam ini saja, teruslah latihan lagi untuk mempersiapkan diri pada kejuaraan selanjutnya,” imbuhnya.
Walikota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk mendukung penuh setiap kegiatan olahraga, termasuk tinju.
Ketua panitia, Ardin Zebua, dalam laporannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini berjalan sukses dengan 75 peserta yang bertanding dalam 26 kelas.
Ia berharap kompetisi ini memberikan dampak positif bagi para remaja, terutama dalam mengembangkan bakat mereka di dunia tinju.
Salah satu pemenang dari sudut merah, Matius Enoni Telaumbanua, mengungkapkan rasa senangnya atas terselenggaranya acara ini.
Ia merasa bahwa kejuaraan ini menjadi wadah yang tepat untuk mengembangkan bakat. Kemenangan yang diraihnya, kata Matius, adalah hasil dari kegigihan, disiplin, dan sikap pantang menyerah dalam berlatih.













