Kaur — Didalam ketentuan yang tertuang pada anggaran Dana Desa Tahun 2022 tentang penggunaannya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sejak dilanda pandemi Covid-19 maka salah satu program untuk mengangkat perekonomian masyarakat dianggarkan 20 persen yakni kegiatan ketahanan pangan.
Pemerintahan Desa Sumber Harapan Kecamatan Maje Kabupaten Kaur telah disepakati untuk budidaya unggas berupa pemeliharaan itik petelur di mana itik telur ini dibagikan kepada masyarakat Desanya sebanyak 10 Ekor per Kepala Keluarga, Rabu (6/7/22).
Kepala Desa Sumber Harapan, Tapsir menjelaskan bahwa untuk anggaran 20 persen pada program ketahanan pangan Dana Desa tahun 2022, telah disepakati untuk budidaya itik telur dan kami berharap itik ini bisa dipelihara dan dikembangkan.
“Sesuai dengan ketentuan dari batasan anggarannya itik kita bagi ke masyarakat sebanyak 10 ekor/KK dan untuk jumlah Kepala Keluarga yang ada di desa ini sebayak 112 KK semua dapat kebagian itik tanpa terkecuali maka dari itu saya berharap supaya itik yang sudah dibagikan dapat menjadi berkembang biak sehingga dapat menghasilkan telur yang nanti bisa untuk dijual dan bisa membantu perekonomian masyarakat,” ujar Kades.
Sementara salah satu warga penerima bantuan Itik, Supardi menyampaikan dengan adanya bantuan itik mudah-mudahan kami bisa untuk mengembang biakannya apa lagi jenis itik yang dipelihara tidak terlalu repot untuk mencari makanannya, itik juga tidak terlalu susah untuk memilih makanannya tentu atas bantuan ini.
“saya pribadi mengucapkan terimakasih kepada pemerintahan yang telah memikir kan perekonomian saat ini sedang susah pasca di landa pandemi 2 tahun dengan budidaya seperti ini mudah-mudahan dapat meningkat kan perekonomian Warga,” ucap warga.
Pantauan media di lokasi selain pembagian itik, sekaligus pembagian BLT DD Tahap 2. Hadir pada kegiatan, Kepala Desa Sumber Harapan, Bhabinkamtibmas , Pendamping Desa, Ketua BPD, Mahasiswa KKN UNIB anggota KPM dan seluaruh masyarkat. (Marjhon)













