Pewarta : Nurman Efendi
Wartainspirasi.com, Bengkulu Utara– Penyusunan rancangan Teknokratik RPJMD Kabupaten Bengkulu Utara sepertinya masih sangat membutuhkan pemimpin yang mempunyai jaringan lobi pemerintah pusat, jika di lihat dari penjabaran kinerja pemerintah kabupaten Bengkulu Utara sebagaimana persoalan yang di sampaikan oleh badan perencanaan pembagunan daerah (Bappeda) Ir. Suharto Handayani dan sekretaris Nopri Anto Silaban,SE,M.Si. dalam acara focus grup Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan rancangan Teknokratik RPJMD tahun 2021 – 2026, rabu 8.30 Wib di Aula SD model Arga makmur (18/11/2020) sampai dengan selesai.
Penyusunan rancangan Teknokratik RPJMD mengacu pada peraturan menteri dalam negeri republik Indonesia nomor 86 tahun 2017 tentang cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembagunan daerah, tentang rancangan pembagunan jangka panjang, jangka menengah dan rancangan kerja pemerintah daerah kabupaten Bengkulu Utara kedepan.
Ketua Aliansi LSM-Bengkulu Utara Berharap Rancangan teknokratik RPJMD perencanaan 5 tahun yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Sebelum terpilihnya kepala daerah harus dapat diselesaikan berdasarkan pakta lapangan, terkhusus rancangan pembangunan infrastruktur yang barang tentu menjadi tanggung jawab Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang DPUPR Heru Susanto agar dapat mengelola keuangan daerah dengan baik dan maksimal, karena anggaran PAD kita hanya 6,4% untuk pembangunan, 91,43% pendapatan transfer dan lainnya 2,7% terhadap total pendapatan. Pengelolaan keuangan PAD yang minim tentu harus dengan ekstra hati-hati dan harus efektif dan efisien, apalagi terjadi proyek mangkrak dan kelebihan bayar yang akhirnya merugikan masyarakat dan keuangan daerah.
“Penyusunan RPJMD nanti harus di kombinasikan dengan pendekatan politis berdasarkan visi misi kepala daerah terpilih, apalagi Pelaksanaan Focus Grup discussion (FGD) ini melibatkan seluruh perangkat daerah OPD pihak luar dan organisasi kemasyarakatan sebagaimana yang di sampaikan oleh Pjs Bupati BU, Dr.H. Iskandar ZO, SH, M.Si” jelas Rozi, HR.







