Kepergok Isi Drum Saat Jam Operasional Tutup, Petugas SPBU Tumpaan : Ini Perintah Pimpinan

Minsel, Wartainspirasi.com | SPBU yang terletak di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Tumpaan Dua Kecamatan Tumpaan, kedapatan melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite saat jam operasional sudah tutup.

Pengisian dengan menggunakan wadah tampungan Drum dengan kapasitas 200 liter setiap drumnya diduga didistribusikan ke daerah Kabupaten Minahasa Tenggara dengan tidak mengantongi ijin pihak pertamina dan diduga tidak disertakan surat-surat penunjang lainnya.

Aktifitas pengisian BBM dengan wadah drum diduga sudah beroperasi sejak bulan Desember 2021 dan hal tersebut sangat merugikan pengguna BBM lainnya. Diperkirakan ribuan liter BBM jenis Pertalite yang dibawa menggunakan dua mobil pick up jenis Traga dan New Carry yang di distribusikan tanpa ijin ke daerah Minahasa Tenggara.

Informasi yang didapat oleh wartawan media ini bahwa penampungan BBM jenis Pertalite sudah berlangsung lama dan hampir setiap hari mereka melakukan pengisian di wadah Drum tapi aktifitasnya pada malam hari pada saat jam Operasional SPBU sudah tutup.

“Hampir setiap hari ribuan liter mereka angkut ke Minahasa Tenggara dengan menggunakan dua mobil pick up, drum-drum tersebut mereka angkut hal tersebut disaksikan langsung oleh pengawas SPBU Tumpaan.

Saat dikonfirmasi pada Senin 28 Maret malam hari seorang pengawas yang sedang berada di lokasi mengatakan, ” bahwa pengisian di drum ribuan liter tersebut yang di angkut ke Kabupaten Minahasa Tenggara diketahui oleh pimpinan dan itu diperintahkan langsung pimpinan kepada kami,” ucap Pengawas SPBU.

Sedangkan manajer saat di tanya melalui telepon selulernya mengakui bahwa dua mobil pengangkut tersebut milik bos (pemilik SPBU) dan kami memang diperintahkan bos untuk menyuplai BBM jenis Pertalite ke Minahasa Tenggara.

“Kami hanya anak buah jadi apa yang pimpinan perintah itu yang kami lakukan” ucap Bapak Wingly manajer SPBU. (Onal Mamoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *