Wartainspirasi.com, Muara Enim – Jembatan Gantung Penghubung dua Desa antar Kabupaten yang terletak di Desa Muara Lawai Besar Kabupaten Muara Enim dan Muara Lawai Kecil yang terletak di Kabupaten Lahat, jembatan gantung tersebut adalah jalan antarnatif untuk menghubungkan berapa Desa di Kabupaten Muara Enim ke Desa Desa di Kabupaten Lahat, Kamis 9 Juni 2022.
Pantauan Team media di lapangan kondisinya Jembatan Gantung tersebut
sudah sangat mengkhawatirkan lantaran pelat besi sudah banyak yang kropos dan patah.
Melihat kondisi jembatan sudah sangat menguatirkan keselamatan saat di lalui, masyarakat sekitar dan pengguna jabatan berinsiatif menambah kayu dan papan untuk landasan Jembatan.
Edi Wansery selaku Kades Desa Muara Lawai Besar Kabupaten Muara Enim Saat di hubungi awak media melalu Pesan what’s, Mengatakan, mengatakan, dengan melihat keadaan yang ada kiranya jembatan gantung tersebut agar segerah di rehab total sebelum memakan korban jiwa. Sebab permohonan tersebut dari tahun 2020 sudah dibuat kan proposal dan sekarang sudah masuk di SIPD,” terang Edi.
“Mengingat parahnya akses jembatan, sudah 3 kali kejadian warga jatuh dari jembatan ini. amun alhamdulillah tidak memakan korban jiwa sekarang waktunya bagi pemerintah Kabupaten untuk memproritaskan pembangunan jembatan tersebut. Ini merupakan aset daerah yang ada di Desa Muara Lawai besar Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim,” tutur Kades Muara Lawai Besar.
Di tempat terpisah kades muara lawai kecil, kecamatan Merapi timur Kabupaten lahat Mursalin, mengatakan.
Sudah banyak warga saya yang melapor minta diperbaiki, karena warga muara lawai kecil juga banyak menggunakan jembatan tersebut, untuk kegiatan sehari hari, ke sawah. Dan yang lebih penting lagi warga muara lawai kecil banyak yg beristri/bersuami ke muara lawai besar, sementara jembatan gantung itu merupakan satu satunya akses penyeberangan. Saya sangat berharap kepada pemerintah bisa secepatnya memperbaiki jembatan itu, mengingat sudah sangat memprihatinkan,” ucap Kades Mursalin.
Julianto Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat Berantas Sum,-Sel angkat bicara permasalahan Rehab jembatan Gantung tersebut, Seharusnya kedua Pemkab Kabupaten bekerjasama, Karna jembatan tersebut penghubung dua kabupaten,” katanya.
Setahu saya Pemkab Muara Enim sudah beberapa kali melakukan perehaban Jembatan tersebut, dari ringan sampai rehab berat, lebih baik juga bila dana profesi yang mengatakan,” tutur Julianto.
” Memang kali di lihat dari pisik bangunan sudah sangat menghawatirkan untuk di lewati karena sudah banyak yang rusak dan patah,” tutup Ketua LSM Berantas.
Sedangkan Welly warga Desa Muara Lawai saat ingin menyeberang menggunakan jembatan Gantung tersebut mengatakan, kalau dirinya sangat berhati hati ketika melintas di jembatan tersebut, karna sudah banyak lobang dan besinya pun sudah banyak yang patah. Sehingga diganti untuk sementara pakai papan dan kayu seadanya.
“Saya berharap kepada pihak pemerintah, untuk segera memperhatikan jembatan tersebut, minimal ada perehapan sebelum ada korban,” jelasnya.
# Fitriani #













