Rumah Pintar Ahmad Dahlan Butuh Perhatian Pemerintah

Bengkulu Selatan226 Dilihat

Bengkulu Selatan Wartainspirasi.com_Rumah Pintar menjadi sarana penunjang pendidikan formal untuk masyarakat sekitar. Masyarakat dapat menggunakan Rumah Pintar sebagai tempat belajar, bermain dan berkreasi baik untuk bayi, anak-anak, dan perempuan Indonesia. Dan semuanya diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

Berangkat dari hal tersebut,Rumah pintar Ahmad Dahlan didirikan atas keprihatinan salah seorang masyarakat Bengkulu Selatan Lestari Harris, yang saat ini sekaligus sebagai Pimpinan. Lestari Harris atau yang dikenal dengan panggilan Harris Boeyoenk melihat umumnya masyarakat sekitar khususnya Desa Babatan ilir Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan yang masih banyak belum bisa membaca dan menulis.

Ketika di konfirmasi wartainspirasi.com, Pimpinan Rumah Pintar Ahmad Dahlan Lestari Haris mengatakan bahwah dia berkeinginan membuat terobosan yang tadinya cuma ingin membebaskan sebagian masyarakat Desa Babatan ilir yang belum bisa baca dan tulis.Dalam perjalanannya sekarang sudah berbagai mata pelajaran yang di ajarkan,tetapi yang di utamakan adalah pendidikan karakter utamanya akhlak.

“Kami berkeinginan membuat terobosan yang tadinya cuma ingin membebaskan sebagian masyarakat Desa Babatan ilir yang belum bisa baca dan tulis.Dalam perjalanannya sekarang sudah berbagai mata pelajaran yang di ajarkan,”kata Harris,sabtu (15/08).

Berdiri pada 18 Agustus 2018 di Desa Babatan Ilir Kec.Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan,terinspirasi dari masih banyak anak sekolah maupun masyarakat yang buta hurup alias belum bisa baca tulis,Rumah pintar Ahmad Dahlan mempunyai tenaga pengajar tetap sebanyak 4 orang di antaranya Lestari Haris, Iqbal Santiago, Pibi, Tini dan beberapa tenaga sukarela.

Dengan fasilitas dan sarana pra sarana seadanya,Rumah Pintar Ahmad Dahlan sangat butuh pemerhatian pemerintah.
Apalagi sekarang pemerintah mewajibkan belajar 9 tahun bagi anak-anak, oleh sebab itu tentunya di harapkan kepada pemerintah daerah khususnya pemerintah daerah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas terkait dapat memberikan perhatian khusus bagi kelangsungan proses belajar mengajar yang di lakukan, “Sampai saat ini kami belum mendapatkan bantuan apa-apa dari pemerintah,semuanya dari nol dan di bangun atas dasar suka rela,tentunya kami sangat berharap kepada pemerintah khususnya Pemkab Bengkulu Selatan untuk sedikit memberikan perhatian kepada kami guna kelancaran proses belajar mengajar yang kami lakukan,”harap Harris.
(TH.TAJARMAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *