Belum Ada Kejelasan, Warga Hentikan Pembangunan Tower Milik Telkomsel

Kepri-Batam202 Dilihat

Penulis : Arianto Gea

Wartainspirasi.com, Batam — Beberapa orang dari kontraktor yang melakukan pekerjaan di sekitar rumah warga yang notabene untuk melanjutkan pekerjaan tower milik PT. Telkomsel yang tertunda beberapa hari yang lalu.

Namun Warga RT 05 RW 15 Kelurahan Sungai Pelunggut Kecamatan Sagulung terpaksa menghentikan sementara para pekerja tower tersebut di karenakan izin mendirikan tower di lingkungan mereka belum di pasang sekitar tower tersebut.

“Pihak kontraktor pun belum bisa menjelaskan keabsahan izin tower berupa IMB dan Data lengkap lainnya,” kata salah seorang warga berinisial J saat di hubungi lewat seluler kepada wartainspirasi.com, Kamis (27/08/2020).

Dalam keterangannya menjelaskan bahwa tower yang berdekatan dengan rumah warga akan membahayakan warga sekitar, karena jarak tower dengan rumah warga kavling KAMBOJA RT 05/RW 15 hanya sekitar kurang dari 8 meter baik sisi kiri, kanan dan belakang tower.

“Warga RT 05/RW 15 Kel. Sungai Pelunggut Kecamatan Sagulung berharap kepada Pemerintah Kota Batam dan instansi terkait agar pembangunan Tower milik Telkomsel di sekitar rumah mereka supaya dihentikan dan dibongkar.

Karena akan berakibat fatal bagi kami, dan saat di tanya oleh J kepada pekerja, “siapa yg menyuruh bapak untuk bekerja di tower ini?”

Jawab pekerja kepada J, “pak yang menyuruh kami bapak yang berinisial L sebagai kontraktor,” kata J kepada wartawainspirasi.com lewat seluler pada hari Kamis (27/08/2020).

“Untuk itu kami warga yang ada di dekat tower ini, meminta dengan hormat agar bapak-bapak berhenti untuk sementara waktu bekerja di sini, biar ada titik terang tentang kejelasan tower ini.

Kami sangat khawatir dengan adanya tower ini, apa lagi posisi tower dekat dengan rumah warga dan tower pun terlihat sudah miring yang mengarah kerumah warga,” jelas J lagi.

“Akhirnya para pekerja tersebut menghentikan pekerjaan dan memilih untuk balik kanan karena warga setempat menghentikan untuk sementara waktu agar status kejelasan tower ini biar ada titik terang,” masih menurut J lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *